Aku dan Secangkir Teh

Aku dan teh rasanya sulit dipisahkan, ke manapun hampir setiap saat aku selalu memesan teh ketika singgah ke rumah makan atau restoran. “Han minum apa ?”, spontan aku pasti bilang “teh” :) Wah mungkin karena aku begitu cinta dengan perkebunan teh, berada di tengah-tengah kebun teh benar-benar menimbulkan kebahagiaan.

Seperti malam kemaren, istriku seperti biasa membuatkanku secangkir teh. Entah kenapa itu adalah teh yang sangat-sangat luar biasa. Rasa tehnya, komposisi gulanya, panas airnya begitu passsss… Perasaan bahagia yang meluap-luap begitu terasa ketika memasuki kerongkongan…

Ah dasar penggila teh, aku bersyukur kepada Tuhan yang telah melimpahkan segala kenikmatan pada diriku :)

Tulisan ini aku dedikasikan untuk secangkir teh yang selalu kunikmati di pagi dan petang.


Datang dari search engine dengan keyword:

2 Responses to “Aku dan Secangkir Teh

Leave a Reply