<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Johan Efendi &#187; Martketting</title>
	<atom:link href="http://blog.jefendi.web.id/category/martketting/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://blog.jefendi.web.id</link>
	<description>SEO - Web Design - Web Developer</description>
	<lastBuildDate>Mon, 15 Mar 2010 12:07:01 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=5324</generator>
		<item>
		<title>Well done much better than well plan..</title>
		<link>http://blog.jefendi.web.id/2008/06/15/well-done-much-better-than-well-plan/</link>
		<comments>http://blog.jefendi.web.id/2008/06/15/well-done-much-better-than-well-plan/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 15 Jun 2008 09:53:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Martketting]]></category>
		<category><![CDATA[marketting]]></category>
		<category><![CDATA[Tips]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.jefendi.web.id/2008/06/15/well-done-much-better-than-well-plan/</guid>
		<description><![CDATA[Yesssss&#8230;.. tidak ada lagi yang perlu dibicarakan. Pekerjaan yang diselesaikan dengan baik jauh lebih baik daripada pekerjaan yang direncanakan dengan baik.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Yesssss&#8230;.. tidak ada lagi yang perlu dibicarakan. Pekerjaan yang <strong>diselesaikan</strong> dengan baik jauh lebih baik daripada pekerjaan yang <strong>direncanakan</strong> dengan baik.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.jefendi.web.id/2008/06/15/well-done-much-better-than-well-plan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kesuksesan tidak bisa ditiru, tetapi menginspirasi</title>
		<link>http://blog.jefendi.web.id/2008/03/07/kesuksesan-tidak-bisa-ditiru-tetapi-menginspirasi/</link>
		<comments>http://blog.jefendi.web.id/2008/03/07/kesuksesan-tidak-bisa-ditiru-tetapi-menginspirasi/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 07 Mar 2008 15:53:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Martketting]]></category>
		<category><![CDATA[Netpreneur Corner]]></category>
		<category><![CDATA[business wisdom]]></category>
		<category><![CDATA[self building]]></category>
		<category><![CDATA[Tips]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.jefendi.web.id/2008/03/07/kesuksesan-tidak-bisa-ditiru-tetapi-menginspirasi/</guid>
		<description><![CDATA[Saya kadang merasa iri mengapa teman saya sukses mengerjakan satu hal yang sama seperti yang sedang saya kerjakan, sedangkan saya tidak sukses. Iri di sini bukan iri negatif melainkan positif, dengan tujuan menganalisa penyebab kegagalan, bukan tidak senang terhadap kesuksesan orang lain. Banyak di antara kita kemudian berusaha meniru bagaimana cara orang tersebut sukses bahkan tidak sungkan-sungkan menjadi plagiator. Tetapi apa yang terjadi tetap saja kita [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Saya kadang merasa iri mengapa teman saya sukses mengerjakan satu hal yang sama seperti yang sedang saya kerjakan, sedangkan saya tidak sukses. Iri di sini bukan iri negatif melainkan positif, dengan tujuan menganalisa penyebab kegagalan, bukan tidak senang terhadap kesuksesan orang lain.</p>
<p>Banyak di antara kita kemudian berusaha meniru bagaimana cara orang tersebut sukses bahkan tidak sungkan-sungkan menjadi plagiator. Tetapi apa yang terjadi tetap saja kita <strike>tidak</strike> kurang sukses seperti tokoh yang kita contoh. Terus apanya yang salah ?</p>
<p><span id="more-22"></span>Saya rasa tidak ada yang salah dengan semuanya, mungkin yang kurang kita pahami adalah mencontoh apa yang orang lain kerjakan kadang bukan jaminan sukses. Saya ambil contoh <a TARGET="_blank" HREF="http://cosaaranda.com">cosa aranda</a>, mungkin sebagian orang sekarang melihat dia sebagai pebisnis online yang sukses, bahkan forum cosa aranda dengan produk-produk gratisnya yang bisa anda temukan <a TARGET="_blank" HREF="http://cosaaranda.biz/go.php?r=109&#038;i=l3">di sini</a>, dipakai banyak orang. Kemudian ramai-ramai orang mencontohnya, apapun yang dia katakan, apapun yang dia perbuat semua orang ramai-ramai mencontohnya. Berapa orang yang sukses seperti dia ?? saya yakin tidak banyak.</p>
<p>Tidak ada yang salah dengan apa yang dia kerjakan, apa yang dia katakan (mungkin lho), tetapi yang kita perlu tau adalah model bisnis yang dia kerjakan mungkin tidak cocok buat kita, atau kita yang salah mengartikan apa yang dia kerjakankan, atau kita tidak bersungguh-sungguh mengerjakan apa yang dia kerjakan <img src='http://blog.jefendi.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Buat saya pribadi kesuksesan dia menjadi cambuk buat saya untuk <strong>tampil lebih maju. </strong>Saya tidak perlu membanding-bandingkan apa yang orang lain hasilkan dengan apa yang saya hasilkan. Yang perlu saya lakukan adalah berbuat sebaik mungkin untuk terus berkarya.</p>
<p>Menyadari bahwa setiap individu <strong>unik</strong> (unique) adalah hal yang terpenting, melihat orang sukses itu penting, tapi tidak perlu terobsesi untuk menirunya. Jika terus berusaha anda pasti akan menemukan jalan yang sesuai dengan pribadi anda, kita semua.</p>
<p>Semoga Sukses</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.jefendi.web.id/2008/03/07/kesuksesan-tidak-bisa-ditiru-tetapi-menginspirasi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pelanggan yang baik</title>
		<link>http://blog.jefendi.web.id/2008/01/31/pelanggan-yang-baik/</link>
		<comments>http://blog.jefendi.web.id/2008/01/31/pelanggan-yang-baik/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 31 Jan 2008 03:50:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Martketting]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.jefendi.web.id/2008/01/31/pelanggan-yang-baik/</guid>
		<description><![CDATA[Ada dua macam klasifikasi tipe pelanggan pada umumnya yaitu pelanggan yang baik dan pelanggan yang tidak baik tapi yang paling menarik di bahas di sini adalah pelanggan yang baik. Tapi justru pelanggan yang baik inilah yang membahayakan bagi bisnis anda. Ambil sebuah contoh kasus misalnya, anda memiliki sebuah toko. Situasi di toko anda, pelayan sibuk berbicara ngobrol kesana kemari dengan pelayan lainnya. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ada dua macam klasifikasi tipe pelanggan pada umumnya yaitu<strong> pelanggan yang baik</strong> dan <strong>pelanggan yang tidak baik</strong> tapi yang paling menarik di bahas di sini adalah pelanggan yang baik. Tapi justru pelanggan yang baik inilah yang membahayakan bagi bisnis anda.</p>
<p>Ambil sebuah contoh kasus misalnya, anda memiliki sebuah toko. Situasi di toko anda, pelayan sibuk berbicara ngobrol kesana kemari dengan pelayan lainnya. Pelayan anda tidak ramah, mungkin judes melayani pertanyaan saya sebagai customer.</p>
<p>Saya adalah tipe pelanggan yang <strong>baik</strong>  saya tidak akan komplain kepada anda meskipun pelayan anda judes kepada saya. Saya tidak akan protes jika pelayan anda tidak melayani saya dengan baik. Pun saya tidak akan mengingatkan anda apabila suasana toko anda tidak nyaman. Kenapa ? karena saya adalah pelanggan yang baik TAPI, saya tidak akan pernah datang lagi ke toko anda dan saya tidak akan pernah mereferensikan toko anda kepada teman-teman saya.</p>
<p>Berita buruknya adalah sebagian besar masyarakat Indonesia adalah pelanggan yang<br />
baik merka tidak pernah protes, meskipun nantinya mereka ngedumel di belakang anda. Kalau boleh jujur tentu anda akan lebih takut kepada pelanggan yang baik daripada pelanggan yang tidak baik. Karena dari pelanggan yang tidak baik, pelangan yang sering protes, pelanggan yang sering marah-marah kepada anda itulah anda bisa mengoreksi apakah bisnis anda sudah berjalan dengan lancar, nyaman dan disenangi oleh pelanggan atau tidak.</p>
<p>Bukankah begitu ??<br />
terinspirasi oleh <strong>Bpk. Tanadi Santoso</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.jefendi.web.id/2008/01/31/pelanggan-yang-baik/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
