<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Johan Efendi &#187; Wordpress</title>
	<atom:link href="http://blog.jefendi.web.id/category/wordpress/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://blog.jefendi.web.id</link>
	<description>SEO - Web Design - Web Developer</description>
	<lastBuildDate>Mon, 15 Mar 2010 12:07:01 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=5595</generator>
		<item>
		<title>Tiga plugin pengaman wordpress anda</title>
		<link>http://blog.jefendi.web.id/2009/03/07/tiga-plugin-pengaman-wordpress-anda/</link>
		<comments>http://blog.jefendi.web.id/2009/03/07/tiga-plugin-pengaman-wordpress-anda/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 07 Mar 2009 02:50:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Wordpress]]></category>
		<category><![CDATA[plugin]]></category>
		<category><![CDATA[security]]></category>
		<category><![CDATA[Tips]]></category>
		<category><![CDATA[trick]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.jefendi.web.id/?p=74</guid>
		<description><![CDATA[Pernah suatu kali site client yang saya kelola terkena serangan hacker, kebetulan waktu itu menggunakan versi wordpress 2.0.x yang jadul. Pernah saya ingatkan client saya untuk mengupgrade wordpress ke versi yang lebih baru untuk menutupi kelemahan-kelemahan script, tapi untuk alasan kompatibilitas dengan plugin-plugin yang sudah terpasang client saya menolaknya. Ya udah dech ancur, tampaknya hacker [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pernah suatu kali site client yang saya kelola terkena serangan hacker, kebetulan waktu itu menggunakan versi wordpress 2.0.x yang jadul. Pernah saya ingatkan client saya untuk mengupgrade wordpress ke versi yang lebih baru untuk menutupi kelemahan-kelemahan script, tapi untuk alasan kompatibilitas dengan plugin-plugin yang sudah terpasang client saya menolaknya. Ya udah dech ancur, tampaknya hacker usil berhasil masuk melalui SQL injection, beruntung mereka berbaik hati untuk tidak menghapus data-data yang ada hanya merubah tampilan depan. Tapi untuk sebuah website yang fungsinya menjual itu cukup menurunkan kredibilitas.</p>
<p>Okay meskipun website anda bukanlah toko online, anda tetap harus mengamankannya. Ada 3 plugin yang saya dapat ketika browsing di internet yang fungsinya untuk mengamankan wordpress,</p>
<ol>
<li><a title="Limit login attempts wordpress plugin" href="http://wordpress.org/extend/plugins/limit-login-attempts/" target="_blank">Limit login attempts</a>: fungsinya mengunci login selama 20 menit yang datang dari IP sama apabila terjadi kesalahan selama 4 kali. Plugin ini sangat bermanfaat untuk mengurangi resiko brute force attack. Seting bisa anda rubah sesuai keperluan.</li>
<li><a title="Secure wordpress plugin" href="http://wordpress.org/extend/plugins/secure-wordpress/" target="_blank">Secure WordPress</a>: hal sederhana yang dilakukan adalah menambah index.html ke direktori-direktori plugin dan themes untuk mencegah pengunjung mengetahui plugin atau theme apa saja yang tersedia pada wordpress anda.</li>
<li><a title="Semi secure wordpress plugin" href="http://wordpress.org/extend/plugins/semisecure-login-reimagined/" target="_blank">Semisecure Login</a>: plugin ini akan mengencrypt password di sisi client dengan menggunakan public key dan membukanya di sisi server dengan private key. Untuk menggunakan plugin ini browser anda harus mendukung JavaScript dan AJAX.</li>
</ol>
<p>Silahkan mencoba.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.jefendi.web.id/2009/03/07/tiga-plugin-pengaman-wordpress-anda/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Plugin subscribe to comments</title>
		<link>http://blog.jefendi.web.id/2008/10/24/plugin-subscribe-to-comments/</link>
		<comments>http://blog.jefendi.web.id/2008/10/24/plugin-subscribe-to-comments/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 24 Oct 2008 03:36:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Wordpress]]></category>
		<category><![CDATA[comments]]></category>
		<category><![CDATA[komentar]]></category>
		<category><![CDATA[plugin]]></category>
		<category><![CDATA[subscribe]]></category>
		<category><![CDATA[Tips]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.jefendi.web.id/?p=69</guid>
		<description><![CDATA[Plugin wajib wordpress lainnya yang harus anda miliki adalah Subscribe to Comments, fungsinya memberikan pilihan kepada pengunjung apakah mereka mau dikirimi email peringatan apabila pengunjung lain meninggalkan komentar pada posting tertentu. Mengapa plugin ini sangat penting ? Untuk meningkatkan respon atau feed back pengunjung terhadap posting blog anda. Apabila pengunjung tidak diingatkan apabila ada komentar baru, mereka [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Plugin wajib wordpress lainnya yang harus anda miliki adalah <a title="plugin wordpress Subscribe to Comments yang harus anda pasang di setiap blog" rel="noindex,nofollow" href="http://wordpress.org/extend/plugins/subscribe-to-comments/" target="_blank">Subscribe to Comments</a>, fungsinya memberikan pilihan kepada pengunjung apakah mereka mau dikirimi email peringatan apabila pengunjung lain meninggalkan komentar pada posting tertentu.</p>
<p>Mengapa plugin ini sangat penting ?</p>
<ol>
<li>Untuk meningkatkan respon atau feed back pengunjung terhadap posting blog anda. Apabila pengunjung tidak diingatkan apabila ada komentar baru, mereka bisa kehilangan peluang untuk mengikuti atau menjawab sebuah komentar.</li>
<li>Membangun loyalitas, apabila blog anda belum terlalu ramai, plugin ini akan membantu anda untuk menarik lagi pengunjung yang kebetulan telah berkomentar di blog anda.</li>
<li>Ujung-ujungnya adalah meningkatkan traffic blog anda, buat saya traffic sangat penting <img src='http://blog.jefendi.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </li>
</ol>
<p>Kalau anda belum memiliki plugin ini, segera install dan amati traffic blog anda dalam dua atau tiga minggu ke depan. Kalau perlu anda bisa mulai menulis posting-posting yang sedikit memancing emosi gairah pengunjung. Selamat mencoba !</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.jefendi.web.id/2008/10/24/plugin-subscribe-to-comments/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>WordPress MU (multi user)</title>
		<link>http://blog.jefendi.web.id/2008/07/17/wordpress-mu-multi-user/</link>
		<comments>http://blog.jefendi.web.id/2008/07/17/wordpress-mu-multi-user/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 17 Jul 2008 07:58:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Wordpress]]></category>
		<category><![CDATA[blog]]></category>
		<category><![CDATA[multi user]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.jefendi.web.id/?p=53</guid>
		<description><![CDATA[WordPress MU atau multi user adalah salah satu varian dati WordPress tradisional. Salah satu keunggulan wordpress mu ini adalah instalasi tunggal untuk banyak pengguna sekaligus. WordPress jenis ini sangat ideal bagi: Kalangan akademi / kampus / sekolah yang ingin memiliki blog untuk masing-masing siswanya seperti Harvard Jaringan majalah atau koran seperti Le Monde Anda ingin [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a title="WordPress Multi User / MU" href="http://mu.wordpress.org" target="_blank">WordPress MU</a> atau multi user adalah salah satu varian dati WordPress tradisional. Salah satu keunggulan wordpress mu ini adalah <em>instalasi tunggal</em> untuk banyak pengguna sekaligus. WordPress jenis ini sangat ideal bagi:</p>
<ul>
<li>Kalangan akademi / kampus / sekolah yang ingin memiliki blog untuk masing-masing siswanya seperti <a title="WordPress MU untuk kalangan akademi" href="http://blogs.law.harvard.edu/home/" target="_blank">Harvard</a></li>
<li>Jaringan majalah atau koran seperti <a title="WordPress MU untuk majalah dan koran" href="http://www.lemonde.fr/web/blogs/0,39-0,48-0,0.html" target="_blank">Le Monde</a></li>
<li>Anda ingin memiliki sendiri jaringan blog seperti <em><a href="http://namauser.wordpress.com">http://user.wordpress.com</a></em></li>
<li>Hosting blog <strong>niche</strong> topik seperti <a title="Niche specific blog host menggunakan wordpress MU" href="http://edublogs.org/" target="_blank">edublogs</a><span id="more-53"></span></li>
</ul>
<p>Dengan kata lain anda tidak perlu menginstall wordpress untuk masing-masing user, cukup sekali menginstall wordpress MU. Sehingga akan menghemat banyak resource terutama space. Contoh kasus:  misalkan ada 1000 siswa di universitas yang perlu dibuatkan blog (menggunakan wordpress), apabila menggunakan wordpress konvensional akan memakan 2.5 MB (wordpress dalam keadaan tidak terkompresi) x 100 siswa = 2500 MB.</p>
<p>Tentunya bukan angka yang kecil, itu belum termasuk kerepotan kita untuk menyetting masing-masing koneksi database setiap blog mahasiswa tersebut.</p>
<p>Kalau anda berencana membangun sebuah website / blog untuk penggunaan pribadi atau hanya perlu satu atau dua blog saja, wordpress MU bukan jawabannya. Akan lebih mudah apabila memakai wordpress konvensional.</p>
<p>Hal yang masih meragukan adalah, apakah semua plugin-plugin yang tersedia akan kompatibel dengan wordpress MU ?</p>
<p><strong>Catatan:</strong><br />
Tulisan ini untuk membantu salah satu klien saya menentukan keputusannya dengan tepat, hari ini dia mengirimkan artikel tentang wordpress MU untuk projectnya, padahal yang diperlukan hanya single blog untuk sebuah domain. Mungkin juga tulisan ini bisa membantu anda <img src='http://blog.jefendi.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.jefendi.web.id/2008/07/17/wordpress-mu-multi-user/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>One Click &#8211; Plugin wordpress yang harus anda punya</title>
		<link>http://blog.jefendi.web.id/2008/02/25/one-click-plugin-wordpress-yang-harus-anda-punya/</link>
		<comments>http://blog.jefendi.web.id/2008/02/25/one-click-plugin-wordpress-yang-harus-anda-punya/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 24 Feb 2008 19:08:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Wordpress]]></category>
		<category><![CDATA[firefox]]></category>
		<category><![CDATA[klik]]></category>
		<category><![CDATA[mozilla]]></category>
		<category><![CDATA[plugin]]></category>
		<category><![CDATA[theme]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.jefendi.web.id/2008/02/25/one-click-plugin-wordpress-yang-harus-anda-punya/</guid>
		<description><![CDATA[Saya dulu sempat bertanya-tanya, mengapa install plugin dan theme wordpress lumayan rumit. Kita harus download dulu ke hard disk komputer, upload via FTP atau filemanager, kemudian aktifasi plugin. Dari serangkaian pekerjaan tersebut yang paling sulit adalah upload via FTP atau filemanager. Tidak semua newbies tahu bagaimana cara mengupload via FTP bahkan meski anda sudah mengajarinya berkali-kali. Via filemanager juga kadang tidak menyelesaikan masalah, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Saya dulu sempat bertanya-tanya, mengapa install plugin dan theme wordpress lumayan rumit. Kita harus download dulu ke hard disk komputer, upload via FTP atau filemanager, kemudian aktifasi plugin. Dari serangkaian pekerjaan tersebut yang paling sulit adalah upload via FTP atau filemanager. Tidak semua newbies tahu bagaimana cara mengupload via FTP bahkan meski anda sudah mengajarinya berkali-kali. Via filemanager juga kadang tidak menyelesaikan masalah, beberapa filemanager tidak bisa mengextract compressed file dengan sekali klik.<span id="more-20"></span>Akhirnya saya googling di internet dan menemukan sebuah plugin yang sangat bagus untuk menyingkat atau mempermudah upload dan extract theme atau plugin. <strong>One Click</strong> nama plugin itu, features nya antara lain:</p>
<ol>
<li>Memungkinkan kita menginstall plugin ataupun theme yang sudah tersimpan pada komputer lokal kita.</li>
<li>Menginstall plugin ataupun theme dari remote komputer hanya dengan menyediakan URL theme atau  plugin berada, tanpa harus terlebih dahulu mendownloadnya melalui komputer kita.</li>
<li>Auto extract dan bisa menghapus theme atau plugin yang tidak berguna di komputer kita dengan sekali klik.</li>
<li>Support Mozilla/Firefox plugin.</li>
</ol>
<p>Anda bisa download <a HREF="http://anirudhsanjeev.org/oneclick-plugin/" TARGET="_blank" TITLE="Install plugin dan theme wordpress dengan sekali klik">di sini</a> upload ke <strong>wp-content/plugins</strong> pada direktori wordpress anda, extract dan aktifkan. Apabila instalasi sukses anda akan melihat submenu <strong>One Click</strong> pada menu dashboard anda seperti di bawah ini</p>
<p ALIGN="center"><a HREF="http://blog.jefendi.web.id/wp-content/uploads/2008/02/oneclick-shoot.JPG" TITLE="Install theme dan plugin wordpress dengan sekali klik - One Click"><img HEIGHT="400" WIDTH="400" SRC="http://blog.jefendi.web.id/wp-content/uploads/2008/02/oneclick-shoot.JPG" ALT="Install theme dan plugin wordpress dengan sekali klik - One Click" /></a><br />
Klik pada gambar untuk memperbesar <img src='http://blog.jefendi.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Seperti yang anda lihat pada screenshoot, kita bisa install theme maupun plugin wordpress dengan sekalik klik, bahkan tanpa harus mendownload terlebih dahulu di komputer kita. Hal penting yang harus anda perhatikan sebelum menginstall plugin dan theme melalui <strong>One Click</strong> adalah tentukan tipe dengan benar apakah itu plugin atau theme. Andaikata salahpun sebetulnya mudah karena di bagian bawah disediakan tombol untuk menghapus plugin atau theme, tapi untuk menghindari kebingungan lebih baik pastikan dulu type nya benar.</p>
<p>Anda juga perlu waspada saat menghapus theme atau plugin karena OneClick tidak memberikan peringatan kepada anda saat menghapus. Jangan sampai theme yang sudah anda customized terhapus secara tidak sengaja <img src='http://blog.jefendi.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Selamat bekerja.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.jefendi.web.id/2008/02/25/one-click-plugin-wordpress-yang-harus-anda-punya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>18</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
